Demo Pers: Puluhan wartawan dari media cetak maupun elektronik berunjuk rasa di Markas Polda Maluku, Kamis, (13/11) dengan membuat satu pernyataan diantaranya tentang penyelesian sengketa pers yang diatur Undang-Undang Pokok Pers Nomor 40 Tahun 1999 yang dilanggar oleh Kepala
Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan Barat Irjen Polisi Sisno Adiwinoto yang mengatakan bahwa wartawan bisa dipidanakan tanpa melalui hak jawab terlebih dahulu. [foto: halid sabban]
14-Jul-2008, Dian N. Pesiwarissa, Radio Baku Bae - Ambon
KHASANAH musik Maluku menambah satu lagi koleksi album hasil karya anak negeri. Tapi yang satu ini, sedikit berbeda dari album yang biasanya dilaunching di Ambon. Delapan buah lagu dalam album bertitel Cinta ini menjanjikan kematangan lirik lagu dan aransemen musik yang berbeda dari biasanya di Ambon.
"Album ini tidak seperti biasanya. Album ini berisikan lagu yang dibuat khusus dari ibu untuk anaknya dengan bahasa yang lebih realistis, sederhana dan mengena dengan kehidupan keseharian orang Maluku," ujar Andre Hehanussa dalam konferensi pers peluncuran album Cinta, di Ambon, Senin (14/7).
Andre Hehanussa sebagai penyanyi yang sudah banyak makan asam garam dalam blantika musik tanah air mengaku bangga dengan album ini. Lagu-lagu dalam album Cinta ini merupakan tipe lagu Maluku yang diinternationalkan agar orang lain tahu Maluku dari lagu dan tahu tentang lagu Maluku.
Basudara tuang hati jantong!
Ini ujang-ujang bagini, anana gagawang paskali deng akang honda-honda ni. Dong rasa sadap lai par balap dalang ujang bakat. Memang seng apapa kalu babasah, mar kalu talucu la jatuh, skang jadi apa?
Acim : Sander, itu sapa pung ana yang bawa motor macang bagitu tuh????
Sander : Abang e, mau tanya sapa pung ana lai asal katong bisa lia dia pung dalang muka lai. Helem su tutu muka macang bagitu la mau kanal bagumana, su bagitu lari tancap gas tinggi lai....
06-Nov-2008, M. Arief Natsir, Radio Baku Bae - Ambon
SEDIKITNYA dua warga meninggal dunia dan tujuh lainnya luka-luka dalam pertikaian yang terjadi antara dua desa bertetangga di Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Senin malam (2/11). Dua korban yang belum terindentifikasi namanya itu masing berasal dari desa Hitu Lama dan Hitu Messing, demikian pula korban yang luka-luka.
04-Nov-2008, Dian N. Pesiwarissa, Radio Baku Bae - Ambon
DEPARTEMEN Sosial (Depsos) RI berniat menjadikan kota Ambon sebagai pilot project pelayanan sosial terhadap anak- anak terlantar dan korban trafficing khususnya akses bagi mereka untuk mendapatkan pendidikan.
04-Nov-2008, Dian N. Pesiwarissa, Radio Baku Bae - Ambon
KEPALA Kantor Pos Cabang Ambon, Rixon Wuwungan, mengatakan sampai saat ini penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap II yang telah berlangsung sejak awal September lalu bagi 182. 174 Rumah Tangga Sasaran (RTS) di Ambon baru terealisasi sebesar 30,37 persen. Sedangkan BLT tahap I baru tersalurkan sebesar 57,09 persen.
Ambon, MM.- Gubernur Maluku, Ralahalu membantah jika pembangunan Jembatan Merah Putih yang menghubungkan Galala-Poka bakal mematikan usaha masyarakat kecil yang ada di kawasan tersebut (nelayan-red) seperti yang saat ini mengemuka dalam masyarakat.(Harian Mimbar Maluku - Ambon ,29-Jul-2008)
Ambon, MM.- Berbagai macam temuan kasus baru yang ditemukan pada SMA unggulan Siwalima seperti yang telah dikemukakan oleh pada MM edisi kemarin, sepertinya tidak digubris secara baik oleh Kadis Pendidikan Nasional Provinsi Maluku Ismail Titapele. Olehnya itu, untuk menyelesaian kasus tersebut maka komisi D DPRD Provinsi Maluku akan memanggil Kadis Diknas dalam waktu dekat untuk meminta klarifikasi pasca ditundanya pertemuan awal yang direncanakan sabtu kemarin yang hanya dihadiri oleh pejabat yang ditunjuk mewakili Kepala Dinas. (Harian Mimbar Maluku - Ambon ,29-Jul-2008)
Masohi, MM.-Samasuru Uru Amalatu, sebuah Negeri Adat Dibelahan timur Nusantara, yang 82 tahun hak nya sebagai Negeri Adat di pasung karena kepentingan orang lain, akhirnya Selasa, (17/6) kemarin Negeri tersebut kemudian dikembalikan Statusnya yang ditetapkan oleh Bupati Maluku Tengah, Ir Abdulah Tuasikal, M.Si. pengembalian statusnya diwarnai dengan tangisan anak cucu Negeri tersebut.
Setelah Tuasikal membacakan Naskah pengembalian status negeri tersebut, air mata pun tak tertahankan. Mungkin karena sukacita, mungkin juga karena karena harus mengingat perjuangan generasi Negeri itu.
Bila mendengar kata rujak, saya yakin semua orang pasti tahu. Rujak adalah kudapan yang terdiri dari aneka buah dan dicampur dengan ulekan gula merah serta kacang. Saya juga yakin kudapan yang satu ini pasti ada di semua provinsi di Indonesia dan digemari oleh tua dan muda.
(Dian N. Pesiwarissa, Radio Baku Bae - Ambon ,27-Oct-2008)
ADA kejutan bagi para peserta Jujoro dan Mungare Kota Ambon tahun 2008. Bila dalam ajang yang sama di tahun-tahun sebelumnya para peserta hanya digembleng panitia lokal, tahun ini para peserta Jujaro Mongare kedatangan tamu khusus pada workshop yang dilangsungkan di Balai Kota Ambon, Senin (27/10) pagi, sebelum tampil dalam acara pemilihan malamnya.
Samuel Wattimena, salah satu disainer nasional dan Albertina Mailoa (Cika), Putri Pariwisata Indonesia tahun 2008, menjadi pembicara dan berbagi pengalaman dengan para peserta dalam workshop selama hampir dua jam.
Awalnya para peserta terlihat kaku dan gugup dengan kedatangan dua tamu khusus yang akan menjadi juri mereka ini. Namun, suasana perlahan mencair dan para peserta terlihat begitu antusias bertanya maupun menjawab pertanyaan kedua nara sumber baik, seputar penilaian mereka terhadap perkembangan pariwisata di Ambon, fashion sampai tanggungjawab sebagai duta pariwisata.
Baik Samuel, Cika maupun para peserta terlihat menikmati workshop meski hanya berlangsung singkat, sebab ini merupakan pengalaman pertama bagi mereka.
Samuel memang sudah sering diminta sebagai juri dalam even-even sejenis berkelas internasional, tapi ini merupakan kali pertama bagi dirinya menjadi juri di Ambon tanah kelahirannya sekaligus masuk dalam workshop.
(M. Arief Natsir, Radio Baku Bae - Ambon ,25-Oct-2008)
TIDAK selamanya investasi di suatu daerah disambut baik masyarakat setempat, apalagi investasi dimaksud tidak membawa peningkatan kesejahteraan yang signifikan bagi masyarakat setempat. Seperti yang terjadi di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), masyarakat mengeluhkan pengeboran minyak yang dilakukan sejumlah perusahaan migas di daerah itu justeru mengancam ruang hidup mereka.
Akhir-akhir ini sejumlah warga di sekitar lokasi-lokasi sumur minyak di kabupaten tersebut mengklaim, keberadaan perusahaan-perusahaan minyak tidak membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat. Jumlah warga dengan status miskin, secara kasat mata diperkirakan semakin bertambah saja, nilai sejumlah warga.
"Masyarakat di desa-desa masih tetap kelihatan kumuh, tidak ada peningkatan status hidup yang berarti," keluh salah satu wartawan media lokal di Maluku, Abdullah Leurima, beberapa waktu lalu, usai melakukan liputan berita di wilayah itu.
Dalam pantauannya, Kabupaten dengan ibukota Bula yang dikenal masyarakat Maluku sebagai daerah petro dollar, karena sumberdaya minyak bumi yang melimpah itu, ternyata di hampir sebagian besar desa yang ada, masyarakat hidup di bawah standar kesejahteraan. Ibu-ibu rumah tangga dengan pakaian lusuh, sementara anak-anak kecil dan balita bertelanjang dada, bermain di halaman rumah yang rata-rata nyaris bagai gubuk-gubuk derita, sekalipun saat itu Lebaran Idul Fitri sedang berlansung.
Di lain pihak, sekelompok masyarakat desa, dimana perusahaan pengeboran minyak melancarkan aktifitasnya untuk mencari sumber-sumber minyak turut resah dan terancam. Mereka resah karena, selama ini merasa tidak pernah tersentuh oleh kemajuan pembangunan, semisal menikmati jaringan listrik maupun komunikasi.